Rabu, 13 November 2013

Tes pramusim Valencia : Marquez Tercepat di Hari Kedua

Marc Marquez tercepat di tes hari kedua pramusim Valencia (foto: Motogp.com)
Marc Marquez tercepat di tes hari kedua pramusim Valencia (foto: Motogp.com)
VALENCIA – Usai absen di hari pertama di tes pramusim, Marc Marquez langsung menobatkan dirinya menjadi yang tercepat di hari kedua pada sesi ujicoba di Valencia, Selasa (12/11/2013) waktu Spanyol.

Pada hari kedua ini, sebanyak 20 pembalap mengikuti tes pramusim ini, namun justru pertarungan sengit terjadi antara Marquez dengan Jorge Lorenzo. Namun Lorenzo yang sempat menjadi yang tercepat di hari pertama, gagal menyamai kecepatan yang ditorehkan Marquez.

Rookie Spanyol berusia 20 tahun itu mampu menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 30.536 detik, disusul Lorenzo yang berada di posisi kedua dengan torehan waktu 1 menit 30.768 detik. Sementara di posisi tiga ada Dani Pedrosa yang mencatatkan waktu 1 menit 30.948 detik.

Pembalap asal Jerman, Stefan Bradl berhasil menjadi tercepat keempat dengan menunggangi RC213V-nya. Bradl berhasil mengungguli Alvaro Bautista, Bradley Smith, dan Valentino Rossi yang berada berurutan di belakangnya.

Debutan MotoGP, yaitu Pol Espargaro yang bergabung di Monster Yamaha berada di posisi kesembilan dengan catatan waktu 1 menit 31.836 detik. Sementara pembalap anyar Ducati, Cal Crutchlow hanya bisa menjadi yang tercepat ke-11 dengan torehan waktu 1 menit 32.114 detik

Hasil lengkap tes pramusim Valencia hari kedua:
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 30.536s (Lap 75/77)
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 30.768s (58/60)
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 30.948s (67/72)
4. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 30.990s (57/60)
5. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m 31.208s (41/72)
6. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 31.397s (77/78)
7. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 31.414s (56/57)
8. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 1m 31.661s (55/62)
9. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 31.836s (66/72)
10. Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) 1m 31.844s (61/68)
11. Cal Crutchlow GBR Ducati Team (GP13) 1m 32.114s (53/53)
12. Michele Pirro ITA Ducati Test Team (GP13) 1m 32.473s (47/65)
13. Nicky Hayden USA Power Electronics Aspar (RCV1000R) 1m 32.576s (76/76)
14. Yonny Hernandez COL Ignite Pramac Racing (GP13) 1m 32.800s (26/27)
15. Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (FTR-Yamaha M1) 1m 32.847s (17/18)
16. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (FTR-Yamaha M1) 1m 33.149s (21/34)
17. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART) 1m 33.672s (32/43)
18. Randy de Puniet FRA Paul Bird Motorsport (ART) 1m 33.833s (22/37)
19. Scott Redding GBR Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R) 1m 34.541s (22/23)
20. Mike di Meglio FRA Avintia Racing (FTR-Kawasaki) 1m 34.618s (29/42)



--Sumber: Okezone.com--

Lupakan Euforia, Marquez Ulik Motor Baru

Marc Marquez. (Foto: Reuters)
Marc Marquez. (Foto: Reuters)
VALENCIA - Marc Marquez telah melupakan euforia keberhasilannya dalam meraih gelar juara dunia MotoGP 2013. Kini, pembalap Honda itu pun mulai fokus mengulik motor barunya.

Usai memastikan gelar juara dunia perdananya di ajang MotoGP pada GP Valencia, (Minggu 10/11/2013), esoknya Marquez pun absen di sesi tes hari pertama. Ia baru kembali turun di sesi tes hari kedua di Ricardo Tormo, Selasa (12/11/2013).

Ia pun menorehkan waktu tercepat pertama mengalahkan Jorge Lorenzo, dengan waktu 1m 30.536s. Lorenzo yang membela Yamaha harus puas di tempat kedua dengan 1m 30.768s, setelah di hari pertama keluar sebagai yang tercepat.

Marquez mengaku senang memakai dua motor Honda RC213V. "Setelah perayaan, hari ini kami kembali ke atas motor dan saya merasa nyaman dari awal," ungkap Marquez seperti dilansir Crash.

"Pengujian hari ini amat penting karena kami mengumpulkan banyak data dan mencoba dua motor berbeda: purwarupa yang sudah kami kendarai di Misano dan sebuah motor baru yang kami bawa khusus untuk tes ini,” tambahnya.

"Keduanya cukup mirip dan kami mampu membuat beberapa perbaikan, tapi kami masih punya beberapa hal untuk diutak-atik. Kami mencatat waktu bagus dengan kedua motor dan kami konsisten dengan laju kami,"sambungnya.

Pembalap berusia 20 tahun yang telah mencetak sejarah baru di MotoGP ini, memaparkan rencananya pada sesi tes di hari ketiga nanti. “Besok kami akan fokus ke satu mesin saja dan berusaha mengerjakan pengaturannya secara lebih rinci," paparnya.

Seperti diketahui, Marquez sukses mengikuti jejak Kenny Roberts yang juara dunia pada debutnya di tahun 1978. Tak hanya itu, menjadi pembalap termuda yang keluar sebagai juara, mematahkan rekor Freddie Spencer pada usia 21 tahun dan 258 hari.

--Sumber: Okezone.com--

Lorenzo & Rossi Komentari Performa Motor

Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo (foto: motogp.com)

VALENCIA – Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo mengaku puas dengan sesi latihan hari kedua yang dijalaninya. Meski pada hasil tes tersebut, pembalap berjuluk X-Fuera hanya mampu menempati posisi kedua tercepat.

Lorenzo mencatatkan waktu 1 menit 30.768 detik di belakang juara dunia, Marc Marquez dari Honda, dengan catatan waktu 1 menit 30.536 detik. Namun sayang, pada balapan di hari ketiga nanti, Lorenzo takkan turun.

Kami menguji motor untuk tahun depan dan kami menemukan beberapa hal positif. Kami mencoba beberapa detail kecil yang akan memberi kami beberapa keuntungan kecil. Kami akan menunggu di Sepang untuk memiliki modifikasi yang lebih besar dan lebih penting,” ucap Lorenzo, seperti dilansir Crash, Rabu (13/11/2013).

Sementara juara dunia Sembilan kali, Valentino Rossi mengatakan bahwa dia menemukan sesuatu yang lebih beda dengan performa M1 teranyarnya pada sesi latihan pramusim tadi.

“Kami fokus pada motor baru dan itu sedikit lebih sulit daripada kemarin. Kami bekerja banyak untuk mencoba untuk menguji beberapa sistem baru terutama penggunaan bahan bakar dan pengaturan, namun semua berjalan dengan baik,” ujar Rossi.

“Pada akhirnya kinerja tidak berjalan fantastis tapi kami membuat pekerjaan penting untuk musim dingin agar kompetitif tahun depan. Selama musim ini saya tidak cukup kuat dalam hal pengereman jadi ini adalah hal utama untuk memperbaikinya,” sambungnya.

--Sumber: Okezone.com--

Honda RCV1000R Bikin Hayden Puas

Nicky Hayden puas dengan performa Honda RCV1000R / crash

VALENCIA – Di hari kedua tes pramusim MotoGP, Nicky Hayden menjadi salah satu pembalap yang nampang dengan tim barunya, Aspar, beserta tunggangan barunya, Honda RCV1000V.

Dalam kesempatan tes pramusim ini, Hayden melahap sebanyak 76 lap dengan catatan waktu terbaik 1 menit 32.576 detik, yang menempatkannya sebagai pembalap tercepat ke-13. Sementara Marc Marquez tampil sebagai yang tercepat dengan waktu 1 menit  30.536 detik.

Juara dunia MotoGP 2006 ini menyatakan dirinya sangat senang dengan kesan pertama dari mesin baru dan mengaku sangat antusias melihat ke depan untuk tantangan baru di kelas utama musim 2014.

“Sangat menarik untuk bekerja dengan tim baru dan motor baru. Ini adalah proyek baru dan ada jalan panjang di depan, tapi itulah yang membuatnya begitu menarik,” kata Hayden, seperti dilaporkan Crash, Rabu (13/11/2013).

“Saya benar-benar menikmati kontak pertama saya dengan motor baru ini. Ada banyak pembelajaran dan saya perlu untuk membangun hubungan dengan mekanik. Saya benar-benar senang dengan hari ini untuk kesan pertama ini,” terusnya.

”Tim ini telah banyak membantu saya dan saya memiliki banyak mekanik hebat di sekitar saya sepanjang hari ini. Kita bisa melihat berapa banyak pekerjaan yang ada untuk melakukan dasar solid,” tambah Hayden.
 
--Sumber: Okezone.com--

Bautista Senang Kinerja Rem dan Suspensi Anyar Honda

Alvaro Bautista - Go&Fun Honda Gresini / crash
 
VALENCIA – Setelah menutuskan untuk rehat di hari pertama tes pramusim MotoGP kemarin, pembalap Honda Gresini, Alvaro Bautista mengambil bagian dari tes di hari kedua, hari Selasa –waktu Spanyol-

Rider asal Spanyol ini mencatat waktu tercepat kelima dengan catatan awakti  1 menit 31.208 detik di belakang pembalap LCR Honda, Stefan Bradl.

Dia juga memanfaatkan hari kedua tes resmi di Spanyol ini sebagai momen untuk mengevaluasi suspensi depan depan anyar dari Showa dan paket rem dari produsen Nissin

”Ini adalah menjadi hari yang positif dan kami telah mampu untuk mencoba banyak bagian-bagian baru dengan beberapa hasil yang baik,” kata Bautista dalam sebuah konferensi pers pasca tes, seperti dilaporkan Crash, Rabu (13/11/2013).

”Kami mencoba fork depan baru Showa dan mengumpulkan banyak informasi yang tentu akan berguna dalam tes berikutnya,” sambungnya.

”Nissin juga membawa paket rem baru yang bekerja dengan baik sehingga itu telah menjadi dati hari yang baik ini, dan sekarang saya besok, ketika saya akan mendapatkan kesempatan untuk merasakan motor yang akan saya pakai musim depan,” tutupnya.
 
--Sumber: Okezone.com--

Espargaro: Mesin MotoGP Luar Biasa



Espargaro: Mesin MotoGP Luar Biasa

Pol Espargaro. (Foto: Crash)
Pol Espargaro. (Foto: Crash)
VALENCIA – Hari ini, pembalap debutan MotoGP, Pol Espargaro, untuk pertama kali menjajal motor Monster Yamaha Tech 3 dalam tes resmi 2014 di Valencia. Juara Moto2 itu mengatakan kekuatan mesin motor MotoGP sangat luar biasa sekali.

“Hari ini momen yang sangat spesial dalam karier saya dan sangat luar biasa bisa mengendarai motor MotoGP,” kata Espargaro setelah menjalani tes MotoGP untuk pertama kali, dilansir Crash.

“Saya sudah tidak sabar untuk bekerja dengan Monster Yamaha Tech 3 Team dan langsung saya bisa merasakan sebuah profesionalisme. Sebuah tim dengan level tinggi dengan dukungan luar biasa dari Yamaha,” lanjutnya.

Espargaro kemudian mengomentari motor YZR-M1. Pembalap asal Spanyol mengaku masih mencoba belajar untuk beradaptasi dengan motor. Sebab, kekuatan motor MotoGP sangat berbeda dengan motor Moto2.

“Motor YZR-M1 sangat luar biasa dan hari ini saya mencoba untuk belajar sebanyak mungkin. Kekuatan mesin sesuatu yang harus Anda perhatikan dan hari ini saya mencoba melakukan lap sebanyak mungkin dengan tujuan langsung nyetel dengan motor,” jelasnya.

“Kami belum mencoba perbedaan setingan atau sentuhan elektronik di motor, tapi sensasinya mengendarai motor ini sangat luar biasa. Saya sudah tidak sabar untuk mendapatkan pengalaman di motor ini pada sisa tes dan memperlihatkan potensi motor ini,” sambungnya.

--Sumber: Okezone.com--

Cedera, Redding Tak Maksimal Dalam Test Pra Musim

Scott Redding. (Foto: ist)
Scott Redding. (Foto: ist)
 VALENCIA - Scott Redding masih belum bisa tampil maksimal di uji coba pramusim MotoGP kali ini. Rookie MotoGP yang akan membela Honda Gresini tersebut mengungkapkan bahwa hal tersebut dikarenakan cedera yang menimpa tangannya.

Cedera itu sendiri didapatkan Redding kala menjalani sesi kualifikasi GP Australia di Phillip Island pada Oktober silam. Tak hanya, itu runner up Moto2 musim 2013 ini juga mengalami kecelakaan di GP Jepang.

Kondisi itu sendiri yang membuat peluang meraih gelar juara Moto2 gagal. Pembalap asal Inggris ini, sekarang menggunakan Honda RCV1000R, hasil ia berada di posisi ke-11.

Pada hari kedua sesi tes, Selasa (12/11/2013), Redding turun ke posisi ke-19 dengan catatan waktu 1m 34.541s. Ia mengakui bahwa dirinya mengalami kelelahan dan sakit hingga tak mampu meneruskan putaran.

"Hari ini (Selasa) tidak mudah karena saya masih lelah setelah balapan (Minggu) dan beberapa putaran yang saya lakukan kemarin (Senin), dengan motor yang memiliki tenaga lebih besar dari yang sebelumnya saya pakai, jadi kami memutuskan untuk berhenti lebih awal," ungkap Redding dilansir Crash.

Bos tim, Fausto Gresini, mengaku tak mempermasalahkan kondisi tersebut dan paham akan cedera yang menimpa Redding. Ia juga senang akan catatan waktu yang ditempuh Redding, dan menilai tes Sepang, Malaysia, pada 4-6 Februari 2014 menjadi tes sebenarnya.
--Sumber: Okezone.com-- 

Kamis, 07 November 2013

Rossi Tak Lagi Terobsesi Kejar Gelar Dunia Ke-10






Rossi Tak Lagi Terobsesi Kejar Gelar Dunia Ke-10

Bola.net - Sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi mengaku sudah tak terobsesi mengejar gelar dunia ke-10 sebelum ia pensiun. Pernyataan ini ia nyatakan dalam wawancara bersama media Italia, GPOne.com.

Rossi terakhir kali meraih gelar pada tahun 2009. Setahun setelahnya, ia dirundung cedera kaki cukup parah dan mengalami dua musim buruk bersama Ducati. Kembali membela Yamaha musim ini, The Doctor baru meraih satu kemenangan MotoGP Belanda.

"Bagi saya gelar dunia ke-10 bukan lagi impian, bukan lagi obsesi. Saya memang masih ingin bersenang-senang, tampil kompetitif, meraih podium dan juga kemenangan. Namun memenangkan gelar dunia ke-10 bukan lagi obsesi," ujar pria berusia 34 tahun ini.

Meski begitu, Rossi yang kontraknya dengan Yamaha akan habis pada akhir tahun 2014, mengaku masih ingin membalap hingga akhir tahun 2016.

"Di masa depan, saya akan tetap berada di lingkungan balap, karena saya punya banyak teman di sana. Tapi sebelumnya, saya masih ingin membalap untuk beberapa tahun. Saya masih menginginkan kontrak baru berdurasi dua tahun dengan Yamaha," pungkasnya.

--Sumber : Bola.net--

Valentino Rossi-Jeremy Burgess Berpisah Musim Depan?

Valentino Rossi-Jeremy Burgess Berpisah Musim Depan? 
Bola.net - Setelah 14 musim bekerja sama, Valentino Rossi dikabarkan akan berpisah dengan sang kepala mekanik, Jeremy Burgess di MotoGP musim depan, demikian yang dilaporkan oleh GPOne.com.

Berita ini tentu cukup sensasional, mengingat Rossi telah bekerja sama dengan Burgess sejak tahun 2000, yakni musim debut The Doctor di kelas GP500. Dengan pria asal Australia itu, Rossi telah merebut tujuh gelar dunia kelas tertinggi.

Menurut SuperbikePlanet.com, pada uji coba pramusim Malaysia awal tahun ini, Burgess bahkan sempat berkata bahwa nasibnya di MotoGP 2014 akan ditentukan oleh performa Rossi tahun ini.

Rossi terakhir kali merebut gelar dunia pada tahun 2009. Pada tahun 2010, ia dirundung cedera kaki hingga gelar melayang ke tangan Jorge Lorenzo. Dua tahun berikutnya, ia mengalami masa-masa buruk bersama Ducati.

Kembali ke Yamaha Factory Racing tahun ini, Rossi telah mengunci peringkat keempat pada klasemen pebalap menjelang seri terakhir di Valencia, Spanyol. Ia dipastikan mengakhiri musim ini di belakang Marc Marquez, Dani Pedrosa dan rekan setimnya sendiri, Lorenzo.

Kontrak Rossi dengan Yamaha baru akan habis pada akhir tahun 2014, namun pebalap Italia ini menginginkan perpanjangan kontrak hingga akhir 2016 mendatang.

Kini, Burgess telah berusia 60 tahun. Selain meraih tujuh gelar dunia bersama Rossi, ia juga meraih dua gelar dunia masing-masing bersama Freddie Spencer dan Wayne Gardner, serta lima gelar bersama Mick Doohan.

Jika pasangan paling iconic di MotoGP ini benar-benar berpisah, Burgess dikabarkan akan kembali tinggal di Australia, mendampingi sang istri, Claudine Burgess. Kondisi kesehatan Claudine bahkan sempat memburuk pada tahun 2011, membuat Burgess harus absen dari MotoGP Italia dan Jerman.

Pada bulan Juni lalu, Burgess juga menyatakan bahwa Rossi membutuhkan keajaiban untuk meraih gelar dunia yang ke-10. "Vale mulai merasa diberatkan oleh usia. Waktu terus berjalan, dan jika ia berhasil meraih gelar dunia lagi, maka itu adalah keajaiban," ujarnya melalui media Spanyol, Marca.

--Sumber : Bola.net--

Xavier Simeon gantikan Doni Tata di Gresini musim depan




























VALENCIA - Xavier Simeon resmi bakal menggantikan pebalap nasional, Doni Tata Pradita di Tim Federal Oil Gresini di Moto2 musim depan. Bergabungnya Simeon dengan Gresini diumumkan bersamaan dengan kesepakatan baru yang dijalin tim asal Italia tersebut dengan Federal Oil.

Saat ini, Simeon masih membela Tim Maptaq SAG Zelos dan sempat finis ketiga di Moto2 Prancis awal musim ini. Menjelang Seri Valencia, 10 November nanti, pebalap Belgia itu berada di peringkat ke-12 dengan 84 poin.

Demikian pernyataan resmi pimpinan Gresini, Fausto Gresini kepada MotoGP.com:
Saya bangga bisa kembali menjalin kerjasama dengan perusahaan penting seperti Federal Oil. Selama dua musim terakhir, hubungan kami bertambah kuat dan memiliki visi yang sama untuk masa depan.
Pada musim 2014 nanti, kami ingin konsisten berada di depan. Kami akan melakukan ini dengan Xavier Simeon, pebalap yang kami yakini bisa menjadi penantang dalam perebutan gelar dunia Moto2. Kami yakin ia bisa mengembalikan Gresini Racing ke level saat Toni Elias meraih gelar pada tahun 2010.

President Director dan CEO Federal Oil, Patrick Adhiatmadja pun berterima kasih kepada Doni yang membela Gresini sepanjang musim 2013. "Kami berterima kasih kepada Doni Tata Pradita atas kerja kerasnya di Moto2 2013. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa depannya," ujarnya.

Saat ini, Doni berada di peringkat ke-28 pada klasemen pebalap dengan satu poin yang ia raih di Australia setelah finis di posisi ke-15.

--SUMBER : merdeka.com--

GP Valencia, Bridgestone Siap Pamer Ban Baru



Bridgestone akan launching ban terbarunya di GP Valencia / crash

VALENCIA – Produsen ban asal Jepang, Bridgestone, akan menjadikan sesi balapan terakhir yang digelar Spanyol, akhir pekan lalu sebagai momen untuk meluncurkan produk barunya.
 
Bridgestone akan memperkenalkan ban belakang dengan kompon keras slick, tanpa kembang. Sebelumnya, Ban slick dengan desain terbaru tersebut sudah diuji coba di Misano dan mendapat tanggapan yang sangat positif dari para rider.

”Kami akan debut spesifikasi ban baru dengan kompon keras belakang slick kami di GP Valencia setelah mendapat reaksi positif oleh para pembalap dalam uji coba di Misano,” kata Shinji Aoki, manajer Bridgestone Motorsport Tyre Development Department.

“Jadi saya tak sabar untuk melihat itu dan melihat para pembalap untuk menggunakannya di motor mereka masing-masing,” sambung Aoki.

Selain mengomentari tentang peluncuran varian barunya ini, pihak produsen ban ini melalui Bridgestone Motorsport manager, Hiroshi Yamada. juga menanggapi  persaingan perebutan juara dunia yang melibatkan dua pembalap, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo.

“Saya senang bahwa musim MotoGP musim ini sangat menarik, juara akan diputuskan pada balapan terakhir di Valencia akhir pekan ini,” katanya.

”Ada banyak hal yang saya perhatikan sepanjang tahun ini, tetapi pada akhirnya, Marc dan Jorge telah terbukti menjadi pemain paling konsisten dan saya harapkan kerumunan Spanyol besar dan penuh gairah akan hadir untuk menghibur mereka saat mereka bersaing untuk gelar juara,” terus Yamada.

“Salah satu hal terpenting adalah kami perlu mengevaluasi performa mesin baru, seperti Honda RCV dan Yamaha M1 Forward Racing. Data yang akan kami peroleh pada tes Valencia nanti akan memberikan dasar yang baik bagi kami untuk bekerja dalam program pengembangan ban kami selama musim dingin,” tutup Yamada.

--Sumber : http://sports.okezone.com-- 


Semaksimal mungkin Rossi bakal bantu Lorenzo

VALENCIA – Pembalap Yamaha, Valentino Rossi berupaya mungkin untuk membantu Jorge Lorenzo di MotoGP Valencia, akhir pekan ini. Seperti diketahui, Lorenzo tengah berusaha mempertahankan gelarnya yang ingin direbut rookie Honda, Marc Marquez.

Peluang Lorenzo untuk mempertahankan gelar juara dunia kembali terbuka, usai memenangkan lomba di dua balapan terakhir, di Phillip Island dan Motegi. Lorenzo kini berada di posisi kedua dan berhasil mengurangi margin yang kini hanya berselisih 13 poin.

Lorenzo sendiri merupakan rival Rossi pada musim lalu, namun pembalap Italia itu menegaskan bahwa dia akan melakukan apa pun untuk membantu pembalap Spanyol tersebut untuk meraih gelar juara dunia MotoGP untuk kali ketiga sepanjang kariernya.

“Seperti biasa, Valencia bukanlah salah satu trek terbaik saya, tapi saya memiliki beberapa podium yang baik di sana dan beberapa kali memenangkannya,” ucap Rossi, seperti dilansir MotoGP.com, Kamis (7/11/2013).

“Seperti biasa kami harus mencoba dan berbuat semaksimal mungkin untuk akhir pekan nanti. Jika saya cukup kuat, saya ingin mencoba membantu Jorge Lorenzo semaksimal mungkin dan juga untuk berada di podium,” tegas pembalap berjuluk The Doctor tersebut.

Persaingan 2013 antara Lorenzo dan Marquez yang hingga di lomba terakhir, mengingat kita pada gelaran 2006, di mana Rossi harus kehilangan gelarnya di balapan terakhir dengan pembalap Amerika Serikat, Nicky Hayden.

--Sumber : http://sports.okezone.com--